Pengukuran Antropometri Berat Badan Anak Bayi dan Balita
Pengertian Antropometrti: Antrhopos dan metros, Anthropos artinya
tubuh dan metros artinya ukuran, jadi antropomtri adalah ukuran dari tubuh;
Pengertian dari sudut pandang gizi,telah banyak diungkapkan oleh para ahli jellify(1996) mengungkapkan bahwa:”Nutritional Anthropometri is Measurement of the Variation of the Physical Dimensions and the gross Compotition of the Human Body at Different Age Levels and Degree of Nutrition”
Dari definisi diatas dapat ditarik pengertian bahwa antripometri gizi adalah berhubungan dengan berbagai macam pengukuran dimensi tubuh dan komponen tubuh dari berbagai tingkat umur dan tingkat gizi . Beberapa jenis ukuran tubuh antara lain:bertat badan,tinggi badan,lingkar lengan atas dan tebal lemak di bawah kulit
Antropometri sangat umum digunakan untuk mengukur status gizi dari berbagai ketidakseimbngan asupan protein dan energy. Gangguan ini biasanya terlihat dari pola pertumbuhan fisik dan proporsi jaringan tubuh seperti lemak, otot, dan jumlah air dalam tubuhIndikator ukuran antropometri digunakan sebagai kriteria utama untuk menilai kecukupan asupan gizi dan pertumbuhan bayi dan balitaPenggunaannya untuk:
· Sebaran status gizi (prevalensi berdasarkan usia, jenis kelamin, status sosial dll)
Berat badan adalah salah satu paramater yang memberikan gambaran massa tubuh. Massa tubuh sangat sensitif terhadap perubahan-perubahan mendadak. Dan berat badan adalah parameer antropometri yang sangat labil, dalam keadaan normal, dimana
keadaan kesehatan baik dan keseimbangan antara konsumsi dan kebutuhan gizi terjamin, dan berat badan berkembang seiring bertambahnya umur. Sebaliknya dalam keadaan abnormal
Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penimbangan bayi dan balita :
a. Pakaian dibuat seminimum mungkin,sepatu ,baju/pakaian, yang cukup tebal harus ditinggalkan Bayi ditidurkan dalam kain sarung
1. Cara pengukuran berat Badan anak Anak
bisa berdiri :·Ketika alat timbang sudah menunjukkan angka 00.00 mintalah anak tersebutuntuk berdiri di tengah-tengah alat timbang.
Refeensi:
- Dewa Nyoman Supariasa, Bachyar Bakri, 2001. Penilaian Status Gizi. Jakarta:Penerbit Buku Kedokteran EGC
- Atikah Proveraati, Erna Kusuma Wati,2011. Ilmu Gizi Untuk Kperawtan dan Gizi Kesehatan. Yogyakarta: Nuha Medika
- Adisty Chnthia Anggreni, 2012. Asuhan Qizi. Yogyakarta: Graha Ilmu
.jpg)